GEBYAR SPANSA TUMBUHKAN KECINTAAN BERBAHASA INDONESIA

06Des 18
Sekolah

GEBYAR SPANSA TUMBUHKAN KECINTAAN BERBAHASA INDONESIA

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- SMPN 1 Bandar Lampung menggelar Gebyar Spansa dalam rangka menyemarakkan Bulan Bahasa yang jatuh pada bulan Oktober sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018. 

Plh Kepala SMPN 1 Bandar Lampung Abdul Khanif mengatakan pergelaran Gebyar Spansa merupakan bentuk kecintaan siswa terhadap bahasa Indonesia dan wujud kebanggaan terhadap bahasa persatuan yang menjadi identitas bangsa. Selain itu, kegiatan yang rencananya akan digelar setiap tahun ini juga menjadi ajang kompetisi keterampilan berbahasa dan bersastra Indonesia.

"Saya rasa ini momen tepat dalam memperingati Bulan Bahasa yang bertepatan dengan Sumpah Pemuda. Di sini siswa diajak untuk mencintai bahasa persatuan, bahasa Indonesia," kata dia di sekolah setempat, Minggu (28/10/2018).

Menurut Khanif, kemajuan teknologi komunikasi dan informasi memberikan dampak positif dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan serta menjadikan dunia seolah tanpa batas. Namun, di sisi lain, membuat generasi muda kerap melupakan identitasnya sebagai bangsa Indonesia.

"Dampak dari kemajuan ICT (information and comunication technology) ini jika tidak dimanfaatkan dengan baik dan bijak, akan menimbulkan banyak dampak negatif.  Jangan sampai generasi milenial ini melupakan identitasnya," ujar dia.

Khanif berharap apa yang menjadi tujuan diselenggarannya Gebyar Spansa dapat terwujud, yaitu meningkatkan kompetisi siswa dalam bidang bahasa dan sastra yang kaya akan nilai-nilai moral dan penguatan karakter. 

Ia pun berpesan kepada seluruh guru dan siswa yang terlibat untuk turut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menahan diri dari segala tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik yang memecah belah bangsa.

"Semoga momen Sumpah Pemuda ini dapat menyatukan dan mempererat komponen-komponen bangsa kita, jangan sampai terpecah belah," kata Khanif.

Gebyar Spansa diikuti oleh 90 peserta dari 27  SMP/MTs negeri dan swasta se-Bandar Lampung. Perlombaan yang digelar di antaranya mendongeng, cipta cerpen, membaca puisi, debat, dan pidato.

Gebyar bertema Dengan semangat Sumpah Pemuda kita tumbuhkan semangat berbahasa dan bersastra untuk berprestasi ini juga menghadirkan komedian tunggal Newendi dan grup musik asal Bandung Juicy Luicy.

Meski baru pertama kali dihelat, Khanif mengaku puas dan bangga dengan kerja keras siswa merealisasikan kegiatan ini. Ia mencanangkan Gebyar Spansa nenjadi agenda rutin sekolah setiap tahunnya. 

"Sekolah hanya sebagai fasilitator. Anak-anak yang bergerak. Untuk siswa SMP, bisa mengadakan acara sebesar ini, sangat luar biasa," kata dia.

Khanif juga mengapresiasi keterlibatan alumni yang tergabung dalam Ika Spansa yang turut menyukseskan Gebyar Spansa. Ia berharap alumni terus mendukung dan berkontribusi terhadap setiap kegiatan dan kemajuan sekolah.